Sign IN BMC-1
BMC
BMC adalah kepanjangan dari Business Model Canvas atau Bisnis Model Kanvas, Business Model artinya sendiri adalah Model Bisnis yang menggambarkan dasar pemikiran bagaimana suatu organisasi menciptakan, memberikan, dan menangkap nilai.
BMC ini adalah alat untuk membuat dan menganalisis Model Bisnis, untuk menciptakan sesuatu yang akan membantu masyarakat dengan cara yang se-kreatif mungkin.
BMC adalah kepanjangan dari Business Model Canvas atau Bisnis Model Kanvas, Business Model artinya sendiri adalah Model Bisnis yang menggambarkan dasar pemikiran bagaimana suatu organisasi menciptakan, memberikan, dan menangkap nilai.
BMC ini adalah alat untuk membuat dan menganalisis Model Bisnis, untuk menciptakan sesuatu yang akan membantu masyarakat dengan cara yang se-kreatif mungkin.
Model Bisnis membutuhkan 9 Building Blocks yang diantaranya adalah,
Pertama, Model Bisnis membutuhkan Customer Segment
Customer Segment atau Segmen Pelanggan adalah pihak yang menggunakan jasa/produk dari organisasi dan mereka yang berkontribusi dalam memberikan penghasilan bagi organisasi. Pelanggan seperti apa yang memungkinkan untuk memanfaatkan produk yang akan dijual dengan cara melakukan survey pada suatu tempat tertentu.Contohnya adalah penghuni yang tinggal disuatu lingkungan perumahan. Penghuni mendapat majalah komunitas yang dibagikan gratis oleh penerbitnya, sementara penerbit
mendapatkan pemasukan dari pemasang iklan. Di pihak lain, pemasang iklan berharap iklannya dibaca oleh sebanyak mungkin penghuni perumahan.
Kedua, Model bisnis juga membutuhkan Channels
Channel ini adalah cara sebuah organisasi atau perusahaan menyampaikan Value Proposition mya kepada para Customer Segment, Channel ini meliputi cara-cara memudahkan segmen pelanggan untuk menilai, membeli produk atau jasa yang ditawarkan oleh organisasi atau perusahaan. Contohnya adalah perusahaan mobil Toyota, peningkatan kesadaran pelanggan dilakukan dalam bentuk promosi melalui berbagai media. Penilaian terhadap mobil dilakukan melalui pameran. test drive dan personal assistance. Penyampaian mobil dalam bentuk pengiriman mobil ke lokasi yang diinginkan oleh pelanggan. Dalam menyampaikan layanan purnajual, Toyota menyediakan Astra World Service. Untuk berkomunikasi dan menyampaikan value propositions, perusahaan memiliki banyak pilihan, bisa menggunakan cara langsung atau cara tidak langsung. Perusahaan juga dapat menggunakan cara tradisional maupun cara modern dengan teknologi tinggi. Contoh cara langsung adalah apabila perusahaan menggunakan tenaga penjual sendiri, toko sendiri
Terakhir, Value Proposition
Value Proposition ini juga diperlukan dalam Model Bisnis, Value Proposition ini merupakan satu keunikan yang menentukan mengapa produk atau jasa tersebut pantas dipilih oleh pelanggan. Value Propositions ini memberi tawaran untuk memcahkan masalah pelanggan atau semaksimum mungkin memenuhi keinginan pelanggan. Keunikan yang ditawarkan ini haruslah sesuatu yang menonjol berbeda dibanding dengan pesaing, namun juga harus sesuatu yang benar-benar didambakan oleh customer segments ini.
Komentar
Posting Komentar